Manfaat dan Khasiat Jenis Batu Akik Combong 

Apa yang disebut sebagai Batu Combong secara umum Batu akik jenis ini disebut combong karena batu ini memiliki lubang pada bagian bilah atau sisi batu. Ukuran lubang bisa seukuran jarum atau lebih besar. Salah satu ciri keaslian batu ini memiliki lubang tembus walau hanya kecil. Batu ini umumnya mempunyai kadar keras sangat rendah, yaitu antara 5 – 6 Mohs. Dapat dikatakan sebagai batu yang mudah pecah.

Batu Combong menurut informasi berasal dari bahan yang mempunyai banyak unsur air, diantaranya:

  • Batu Combong Kinyang atau Kenanga, Batu ini berasal dari bahan cadas kali atau pegunungan yang mempunyai warna kuning bercampur orange. Batu dengan ciri khas seperti ini mempunyai 3 pamor/ruas batu, yaitu Pamor Sulaiman, Pamor Air Widuri dan Pamor Collono (mulus).
  • Batu Combong Yaman Jawa, Batu ini berasal dari mata air yang membeku dan mempunyai ciri khas warna hitam. Batu ini mempunyai dua pamor, yaitu Pamor Madu dan Pamor Sulaiman.
  • Batu Combong Angkik, Batu ini disebut sebagai Batu yang berasal dari dalam batu cadas. Dan biasa mempunyai warna putih gajih atau lemak. Batu ini mempunyai bermacam-macam pamor. Seperti: Urat Serabut, Urat Widuri, Urat Sumur Bandung, Urat Cempaka, Urat angka, dan lain-lain.

Batu combong bisa ditemukan pada berbagai jenis batu, mulai dari batu akik biasa sampai batu mulia bernilai tinggi, hanya saja untuk batu dengan kekerasan diatas 7 skala mohs biasanya jarang terjadi. Pada umumnya batu seperti itu banyak terdapat pada jenis batu akik sulaiman dan dikenal sulaiman combong, cempaka madu combong atau pada jenis batu lain dengan kekerasan rendah.

Batu bolong atau combong pada umumnya terdapat pada jenis batu akik dengan kekerasan 5 skala mohs atau batu yang terbentuk dari cadas dan banyak ditemukan di aliran air seperti sungai atau lereng. Sifat batu dengan dengan bahan cadas mudah retak atau pecah karena unsur meneral dan molekulnya tidak terikat secara kuat. Warna yang dihasilkan bisanya berwarna oranye berpadu dengan warna kuning, seperti batu jenis kenanga.

Ciri khas batu seperti iru bisa dilihat pada pamor atau ruas batu yang dihasilkan seperti pamor akik sulaiman dengan gambar, pamor Collono (mulus), pamor air widuri (memiliki sedikit serat didalamnya) dan batu yaman bentukan dari air membeku ciri umum berwarna gelap atau hitam.

Banyak penjual mengatakan Batu Akik Combong yang dijual sebagai Batu Combong yang asli memiliki lubang dari alam. Tapi tidak ada salahnya kita meneliti sebelum membeli karena saat ini banyak dijual Batu Combong yang Aspal (Asli Tapi Palsu). Ada beberapa cara untuk meneliti keaslian Batu Akik Combong :

  • Apabila dipegang, batu berasa berat dan didalamnya mempunyai serabut urat batu.Batu terasa berat
  • Ada serabut atau serat di dalam batu sebagai ciri umum batu akik
  • Pada sisi lubang biasanya terlihat kasar seperti bekas kikisan air , tajam dan lancip (bisa menggunakan kaca pembesar)
  • Selain pada sisi bagian dalam jua pada permukaan juga terlihat kasar dan tidak halus seperti adanya benda dipaksa masuk untuk membuat lubang
  • Apabila Lubang dilihat dari dekat, lubang tersebut bersifat alami, bukan bikinan, seperti dikikir atau dibikin beraneka bentuk lubang.
  • Permukaan lubang terlihat dan berbentuk kasar serta tidak mulus.

Khasiat Batu Combong

Selama ini, banyak masyarakat mempercayai dan mencari Batu Combong karena tuahnya. Walaupun batu Akik Combong cukup ini mudah kita temui dipasaran, tapi untuk mencari yang benar-benar bertuah dan memiliki khasiat tidaklah mudah. Karena untuk BAtu Akik Combong yang disebut benar-benar berkhasiat harus melalui serangkaian pengujian yang bersifat supranatural. Dilihat dari fisikal, banyak dipasaran Batu Akik berfisik Combong, tapi sebenarnya batu ini combongnya adalah buatan (bukan asli alam). Jenis batu ini dipercaya memiliki daya magis yang bisa membawa pengaruh positif pada pemakainya diantaranya : Menambah charisma, Berfungsi sebagai asihan, Disukai banyak orang (pergaulan), Membuka aura kecantikan bagi wanita dan ketampanan bagi pria, Menutupi kekurangan seseorang, Benci berubah menjadi rindu, Menjaga heharmonisan, Meningkatkan perasaan cinta atau semua hal yang berkaitan dengan kasih sayang dan karismatik/kewibawaan.

Batu Combong, di zaman para Wali Songo digunakan sebagai pengukur waktu jam untuk melaksanakan kewajiban sholat. Para Wali memahami Batu Combong pada masa itu dengan nama “Tuloq Ukur” (Batu Pengukur). Batu ini akan jadi penentu waktu lewat sinar matahari yang masuk lewat lobangnya. Baru setelah para Wali menemukan cara lain yang lebih simple tentang menentukan waktu. Batu Combong beralih fungsi menjadi batu kecil lewat asahan tangan para WaliAllah yang disebut dengan nama Angkik Jawa Sih Pingalem (Akik Jawa yang disukai). Mungkin dari asal nama inilah, sehingga batu ini mempunyai tuah atau berkhodam.

Manfaat dan Khasiat Jenis Batu Akik Combong